CFD Jakarta Ramai Warga, Dari Senam Hingga Kulineran
| Car Free Day (21/09/2025) |
Widia Words – Gelaran Car Free Day (CFD) 21 September 2025 kembali digelar di kawasan Sudirman–Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi. Seperti biasa, acara mingguan ini langsung dipadati ribuan warga yang datang sejak pukul 06.00 WIB untuk berolahraga, menikmati suasana bebas kendaraan, hingga sekadar berjalan santai bersama keluarga.
Sejak matahari baru muncul, jalur sepanjang Bundaran HI hingga Dukuh Atas sudah dipenuhi pejalan kaki, pesepeda, dan komunitas olahraga. Di kawasan Bundaran HI, sebuah kelompok senam massal menarik perhatian dengan musik enerjik dan gerakan kompak, mengajak ratusan warga ikut bergoyang. Sementara itu, jalur utama Thamrin dipenuhi pesepeda dengan seragam komunitas, lengkap dengan sepeda lipat hingga sepeda balap.
Sejumlah keluarga juga tampak membawa anak-anak kecil. Ada yang berjalan santai sambil mendorong stroller, ada pula yang berlarian kecil menikmati lapangan jalan yang biasanya padat kendaraan. CFD memang sudah menjadi ruang alternatif warga ibu kota untuk menikmati udara segar yang jarang bisa dirasakan di hari kerja.
Selain jadi ajang olahraga, CFD juga menjadi ruang ekonomi kreatif. Di sepanjang trotoar, pedagang kaki lima hingga UMKM menata lapak mereka. Menu yang ditawarkan beragam, mulai dari jajanan tradisional seperti kerak telor, kue cubit, lumpia, hingga jajanan kekinian seperti kopi susu, boba, dan roti bakar aneka topping.
Beberapa tenant UMKM binaan pemerintah daerah juga hadir dengan booth resmi. Mereka menjajakan makanan sehat, minuman herbal, hingga produk kerajinan tangan. Kehadiran para pedagang ini membuat pengunjung punya banyak pilihan sarapan praktis setelah berolahraga.
“CFD selalu rame, apalagi kalau cuaca cerah. Dagangan lebih cepat habis dibanding hari biasa,” ujar salah seorang pedagang yang ditemui di dekat Dukuh Atas.
Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satpol PP berjaga di sejumlah titik strategis. Mereka memastikan jalur utama bebas dari kendaraan bermotor. Meski begitu, sempat terlihat beberapa pengendara sepeda motor yang mencoba masuk melalui jalan kecil di sekitar kawasan. Petugas langsung mengarahkan mereka keluar untuk menjaga keamanan pengunjung.
Selain itu, petugas medis dan mobil ambulans disiagakan di titik-titik tertentu. Hal ini untuk mengantisipasi warga yang kelelahan atau mengalami gangguan kesehatan setelah beraktivitas fisik. Hingga acara berakhir sekitar pukul 11.00 WIB, tidak ada laporan insiden besar, hanya beberapa warga yang mendapatkan pertolongan ringan akibat dehidrasi.
CFD juga menjadi ajang berkumpul komunitas. Dari pantauan, ada komunitas sepeda, komunitas lari, hingga pecinta hewan yang membawa anjing peliharaan mereka berkeliling. Beberapa organisasi sosial juga memanfaatkan momen ini untuk melakukan kampanye kesehatan, pembagian brosur lingkungan, hingga kegiatan donasi.
Di sekitar Dukuh Atas, sebuah komunitas musik jalanan tampil menghibur dengan gitar dan perkusi, menarik kerumunan yang ikut bernyanyi. Sementara di kawasan Monas, komunitas yoga menggelar latihan terbuka dengan puluhan peserta.
CFD tentu berdampak pada lalu lintas di sekitar Sudirman Thamrin. Polisi sudah menyiapkan rekayasa arus, mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif. Meski sempat terjadi kepadatan di beberapa titik, arus lalu lintas relatif terkendali. Informasi tentang penutupan jalan juga telah disampaikan sebelumnya melalui media sosial resmi Dishub DKI Jakarta.
Car Free Day di Jakarta bukan hal baru. Program ini sudah berlangsung sejak 2002 dan kini menjadi agenda rutin setiap Minggu pagi pukul 06.00–11.00 WIB. Selain Jakarta, sejumlah kota lain di Indonesia juga menggelar CFD di pusat kota mereka.
Di Bandung, CFD Dago selalu ramai dengan atraksi seni. Sementara di Surabaya, Tunjungan kerap dipenuhi ribuan warga yang jogging sambil menikmati jajanan lokal. Artinya, CFD telah berkembang dari sekadar program lingkungan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban.
CFD Jakarta kali ini kembali membuktikan diri sebagai ruang publik yang digemari. Dengan ribuan warga yang datang untuk berolahraga, bersantai, hingga menikmati jajanan UMKM, acara ini bukan hanya soal menutup jalan dari kendaraan, tetapi juga menciptakan ruang kebersamaan.
Ke depan, tantangannya adalah menjaga ketertiban, memperbanyak fasilitas pendukung seperti tempat sampah dan pos kesehatan, serta memastikan kawasan tetap nyaman bagi semua pengunjung. Selama itu bisa dijaga, CFD akan terus menjadi salah satu agenda mingguan yang paling ditunggu warga Jakarta.
next cobain CFD Depok min!
ReplyDelete