314 Siswa di Banggai Kepulauan Alami Keracunan Usai Santap Menu MBG

 

Foto MBG https://share.google/images/VvOx3kP4qiZQDWstz


Widia Words -  Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Sebanyak 314 siswa dari jenjang SD hingga SMA di Kabupaten Banggai Kepulauan diduga keracunan setelah mengonsumsi Menu Bergizi Gratis (MBG) di sekolah masing-masing, Rabu (17/9/2025). Gejala muncul beberapa jam usai makan dan menyebabkan pengiriman massal ke fasilitas kesehatan hingga kabinet dinas setempat. 

Siswa-siswa menyantap menu ikan tuna goreng saus dalam program MBG di sekolah menu yang diduga menjadi pemicu keracunan. Setelah makan, ratusan siswa melaporkan gejala mual, muntah, dan pusing. Mereka segera dibawa ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. 

Dari total 314 siswa, 288 orang sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik, sementara 26 siswa masih menjalani perawatan sebagaimana data yang diterima dari rumah sakit dan pemerintah daerah. 

Badan Gizi Nasional (BGN) menurunkan tim lapangan untuk memantau kondisi para siswa dan mengambil sampel makanan dari dapur penyedia MBG. Kemudian, sampel makanan dan bahan terkait dikirim ke BPOM Palu untuk uji laboratorium guna memastikan apakah bahan makanan terkontaminasi dan menjadi penyebab pasti keracunan. 

Kapolres Banggai Kepulauan juga mengonfirmasi bahwa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Tinangkung telah disegel. Penyegelan ini dilakukan untuk menjaga situasi agar tidak terjadi manipulasi bahan dan agar penyelidikan bisa berlangsung objektif. 

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyatakan bahwa biaya perawatan siswa akan ditanggung melalui mekanisme BPJS Kesehatan. Bila ada pengeluaran di luar cakupan BPJS, pemerintah daerah siap menggunakan dana darurat (Belanja Tidak Terduga, BTT) untuk membantu. 

Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak panik. Pemerintah bersama instansi terkait menjamin penanganan akan berjalan cepat dan transparan. 

Kasus dugaan keracunan menu MBG di Banggai Kepulauan menyoroti betapa pentingnya pengawasan keamanan pangan dalam program pemerintah di sekolah. Meski banyak siswa telah sembuh, investigasi masih terus berjalan untuk memastikan penyebab secara medis dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Comments

Post a Comment